Quote This day

‎3 Langkah cepat berbisnis: Lakukan, pikirkan dan sempurnakan

Posted in Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

BERANI GAGAL UNTUK BERHASIL

Hanya orang yang berani gagal total, akan meraih keberhasilan total.
PERNYATAAN John. F. Kennedy ini saya yakini kebenarannya. Itu bukan sekedar retorika, tetapi memang sudah terbukti dalam perjalanan hidup saya. Gagal total  itulah awal karier bisnis saya.
Pada akhir 1981, saya merasa tak puas dengan pola kuliah yang membosankan. Saya nekad meninggalkan kehidupan kampus. Saat itu saya berpikir, bahwa gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal dalam mengejar cita-cita lain. Di tahun 1982, saya kemudian mulai Continue reading

Posted in motivasi | Tagged , , , , , , , , , , | 3 Comments

SIAP BAKAR KAPAL: MAJU atau MATI

Bakar Kapal? hmmm…. yup, bakar kapal. Dahulu kala disebuah negara terdapat dua anak kecil yang bermain kapal-kapalan. Salah satu dari mereka menyadari kapalnya akan karam, anak itupun menambalnya dan akhirnya mereka sikat gigi…. (garing)

Yah, daripada garing baca certia diatas, ayo masuk ke pembahasan yang lebih serius, yakni Continue reading

Posted in motivasi, Strategi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kisah Sang Milyuner yang Bangkrut Karena Krisis

Pepatah mengatakan, hidup bagaikan roda, kadang diatas kadang dibawah. Apakah anda penganut pepatah ini? Kalau pengusaha dunia tidak akan pernah menganutnya, pengusaha dunia tidak mau ketika sudah diatas tiba-tiba berada diatas, lebih baik saya ketika sudah diatas, mengajak yang dibawah agar sama2 terus keatas. Betul?  Continue reading

Posted in motivasi, Tokoh | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

BBC: Indonesia, Negara Terbaik Pengusaha Dunia

Berita yang menyenangkan, berdasarkan Survei BBC yang dirilis  Kamis 26 Mei 2011 menyebut Indonesia merupakan negara terbaik bagi pelaku bisnis untuk membuka usahanya. Menyusul kemudian Amerika Serikat, Kanada, dan India.

Negara Kolombo, Mesir, Turki, Italia dan Rusia dinilai menjadi negara paling ramah untuk berinvestasi. Survei ini memakai 24.000 responden di 24 negara. Setiap responden ditanya negara yang paling menghargai kreativitas dan inovasi, negara dengan tingkat kesulitan membuka usaha, dan negara yang paling mendukung industri kreatif.

Dua raksasa ekonomi dunia Amerika Serikat dan Cina – menjadi negara paling menguntungkan bagi inovasi dan kreativitas. Sebanyak 75 persen responden menyepakati kesimpulan tersebut. Sebesar 85 persen sepakat Indonesia menjadi negara paling nyaman.

Semua negara yang disurvei, termasuk Indonesia mendapat skor paling atas. Kecuali Italia yang berada jauh di bawah.

Di Amerika Latin, Meksiko dan Peru mencetak skor relatif tinggi, tetapi Brasil dan Columbia berada jauh di bawah rata-rata.

Italia dan Spanyol menduduki peringkat terendah di Eropa. Namun hal itu diimbangi dengan persepsi lingkungan yang lebih menguntungkan bagi pengusaha di Jerman, Perancis dan Inggris.

Jajak pendapat tidak memberikan bukti tentang mengapa orang memberikan penilaian tersebut. Misalnya Amerika yang lebih pro swasta ketimbang perusahaan negara menjadi tempat yang baik bagi pengusaha.

Rusia, mendapat skor rendah karena dipandang internasional sebagai tempat di mana negara terlalu rawan untuk campur tangan dalam kehidupan ekonomi.

Namun ada beberapa kejutan. Hukum Perburuhan di Prancis yang relatif sulit, dalam jajak pendapat ini dilihat sebagai tempat yang baik untuk membuka bisnis baru.

“Perbedaan besar dalam budaya kewirausahaan di kalangan negara berkembang kemungkinan akan mempengaruhi kinerja ekonomi dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, akan menarik untuk melihat apakah budaya pikir positif Indonesia akan menular ke Brazil,” kata Ketua GlobeScan Doug Miller.

sumber: tempo

Siapkah anda menjadi pengusaha dunia?

Posted in motivasi | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

CHAIRUL TANJUNG SUKSES BISNIS DI SAAT KRISIS

Belakangan ini, Chairul Tanjung adalah sosok pengusaha yang namanya paling banyak disebut ketika berbicara mengenai peta baru pengusaha besar nasional. Ia banyak disebut sebagai the rising star. Pengusaha pemilik Para Group ini berhasil melakukan lompatan bisnis yang spektakuler justru ketika ekonomi masih dilanda badai krisis. Lompatan besar bermula ketika ia memutuskan untuk mengambil alih kepemilikan Bank Mega pada 1996 lalu. Berkat tangan dinginnya, bank kecil dan sedang sakit-sakitan yang sebelumnya dikelola oleh kelompok Bappindo itu kemudian disulap menjadi bank besar dan disegani. Pada akhirnya bank ini pun menjadi pilar penting dalam menopang bangunan Para Group. Dua pilar lain adalah Trans TV danBandung Supermall.

Sebagai sosok pengusaha sukses yang kini langka, Chairul dikalangan teman-teman dekatnya sering dijuluki sebagai The Last of The Mohicans. Sebutan ini mengacu pada sebuah judul film terkenal produksi Hollywood beberapa tahun lalu yang menceritakan kisah penaklukan kaum kulit putih terhadap bangsa Indian di Amerika Serikatsana. Pada akhirnya, bangsa asli yang sebelumnya menjadi tuan tanah dan penguasa wilayah itu kemudian semakin terpinggir dan menjadi sosok langka. Namanya saja sebutan berbau joke sehingga tetap atau tidak penting.

Yang jelas Chairul bukan tergolong pengusaha “dadakan” yang sukses berkat kelihaian membangun kedekatan dengan penguasa. Mengawali kiprah bisnis selagi kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi UniversitasIndonesia, sepuluh tahun kemudian ia telah memiliki sebuah kelompok usaha yang disebut Para Group.

Kelompok usaha ini dibangun berawal dari modal yang diperoleh dari Bank Exim sebesar Rp 150 juta. Bersama tiga rekannya yang lain, ia mendirikan pabrik sepatu anak-anak yang semua produknya diekspor. “Dengan bekal kredit tersebut saya belikan 20 mesin jahit merek Butterfly,” ujarnya suatu saat kepada Eksekutif.

Kini pengusaha kelahiran 16 Juni 1962 itu menjadi figur sukses yang sangat sibuk. Ketika Eksekutif meminta kesempatan untuk sebuah wawancara khusus, ia mengaku kerepotan untuk memilih waktu yang tepat. Maklum, selain sibuk mengurus bisnis, pria satu ini juga punya segudang kegiatan kemasyarakatan. Sebelum terpilih menjadi ketua umum PB PBSI beberapa waktu lalu, Chairul telah aktif di berbagai organisasi sosial seperti PMI, Komite Kemanusiaan Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dan sebagainya. “Kini waktu saya lebih dari 50% saya curahkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya. (TokohIndonesia, Repro Eksekutif No. 269)

Posted in Tokoh | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Menghadiri Job Fair (hanya untuk pengusaha)

Job Fair di China
Job Fair di China

Job Fair, merupakan ajang yang sangat dinanti oleh para lulusan terutama Sarjana dalam mencari Kerja. Banyak perusahaan besar yang hadir dalam job fair untuk mencari tenaga kerja sesuai kualifikasi mereka. Biasanya, jobfair diadakan di kampus-kampus atau diluar kampus yang diadakan oleh dua penyedia jasa penghubung antara perusahaan dan job seeker yang terbesar di Indonesia, diantaranya Job Street dan Job Seeker. Ada beberapa yang menarik jika dilihat dari job fair dari sudut pandang penulis yang ingin menjadi pengusaha dunia dan sudah 3 kali mengikuti jobfair, 2 diantaranya di Surabaya, dan 1 di Malang. Mengapa penulis hadir dalam job fair? bukankan penulis ingin menjadi pengusaha dunia? berikut akan saya jelaskan sekaligus beberapa tips untuk pengusaha dalam menghadiri job fair.

1. Jangan Niatkan Continue reading

Posted in SDM, Tulisanku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment